[Food Photography] Makanan Berkuah

Klo ngobrolin Food Photography, kita ga hanya ngobrol tentang teknik motret tapi juga styling. Styling apa? ya tentu saja styling makanan. Untuk pemotretan profesional setingkat majalah biasanya fotografer dibantu oleh food stylist untuk menata makanan sedemikian rupa hingga cantik untuk difoto. Nah, karena saya adalah fotografer abal-abal yang melakukannya hanya di rumah, so saya coba styling semuanya sendiri.

Menu kali ini adalah Rawon (akhirnya setelah ngidam rawon sekian lama, kesampaian juga). Rawon termasuk makanan berkuah, so butuh cara tertentu untuk membuat foto tetap cantik. Maksudnya, isi makanan tidak tenggelam oleh kuah. Berikut cara bar-bar saya:

1. Buat konsep, tentukan property,  dan layout

Atur tata letak

Atur tata letak

2. Pisahkan isi dan kuah + pelengkap jika ada. Kalo di Rawon, pelengkap adalah Tauge dan Daun Bawang.

Masukkan isi. Uji coba angle dan komposisi

Masukkan isi. Uji coba angle dan komposisi

3. Uji coba komposisi dan angle. Cari angle dan komposisi yang sesuai dan enak dilihat

3. Masukkan kuah ke dalam mangkuk secara perlahan. Secukupnya saja, jangan sampai isi tertutup oleh kuah.

4. Tata bahan pelengkap sedemikian rupa

5. Lakukan pemotretan

Rawon dengan berbagai angle (30 mm, 1/160, f 4.5, ISO 100, AWB, 12.16, natural light without reflector)

Rawon dengan berbagai angle (30 mm, 1/160, f 4.5, ISO 100, AWB, 12.16, natural light without reflector)

 

4 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s