Cimenyan Raya

2012. Menginjak tahun ketiga saya berinteraksi dengan udara, suasana dan lingkungan di Cimenyan Raya. Status? Hanya sebagai tamu, tak pernah sepenuhnya terikat. Kebutuhan saya pada Cimenyan Raya hanya sebatas: SD IT Rabbani. Tak ada interaksi lebih pada setiap komponen didalamnya.

Agustus. Ada jalan yang mungkin berbeda, buah dari keputusan yang berbeda. Saya akhirnya memutuskan untuk tinggal di Cimenyan Raya. Sampai kapan? Entahlah, biarkan jadi misteri.

Ini keputusan gila. Agak lebay memang, tapi setidaknya, ini benar2 gila menurut saya. Saya adalah anak bungsu, hidup dengan segala kenyamanan yang pernah ada, ujung-ujungnya saya menjadi orang yang “pemilih” . Entah kenapa, tertempa menjadi seseorang yang sedikit individualis mendekati ansos (anti sosial). Terkadang, saya ragu atas keputusan gila ini. Tapi nyatanya, keluarga mendukung…tampaknya mreka tahu betul bahwa saya harus mulai belajar bermasyarakat dalam arti seutuhnya.

Awalnya begitu banyak ketakutan berjingkrak-jingkrak girang di kepala.
“Emang kamu sanggup tinggal sendirian disana?ga ada teman…lingkungan nyamanmu kan di gerlong”
“Emang kamu sanggup hidup di gunung, jauh juga dari coffee shop, dan segala kenyamanan yang ada dulu”
“Emang kamu sanggup?berinteraksi sama masyarakat desa yang asing?”

Dan akhirnya, pada suatu malam. Dialog imajiner itu berakhir pada sebuah keputusan: Hidup itu Beresiko. Konflik itu pasti ada, bukan untuk dihindari tapi dihadapi. Setiap jengkalnya adalah pembelajaran. Banyak hal yang setidaknya bisa saya lakukan “lebih” untuk pengembangan SD IT Rabbani sekaligus pemberdayaan masyarakat’a. Ya. Butuh totalitas pada akhirnya. Bismillah….Rabb mudahkanlah….

One response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s