[Jepret Lagi] Lighting versi suka-suka gw

Bismillah…

Setelah berkelana kesana kemari mencari ilmu mengenai lighting yang cucok untuk food photography juga harus murah meriah. Akhirnya, dari beberapa blognya foodie blogger saya menemukan cara yang paling mudah, yaitu menggunakan lighting buatan Allah SWT alias Cahaya Matahari :p.

Setelah membaca prinsip-prinsip pencahayaan dari blognya mba Tika Hapsari Nilmada, jadilah esoknya saya langsung menyiapkan peralatan pendukung pencahayaan yang murah meriah. Reflector abal-abal yang dibuat dari : karton tebal (klo saya pakai map :p) dan gulungan alumunium foil yang di tempel ke atas karton tebal.

Saking niatnya, karena kamar saya memiliki jendela super nanggung (baca kisahnya di blog ini ye) maka saya menginap di kosan teman yang memiliki jendela super lebar, dan kabar baiknya memiliki pencahayaan yang sangat memadai untuk eksperimen kali ini. Tepat pukul 8, karena konon kabarnya cahaya yang paling baik berkisar pada pukul 8 – 11 (iya bukan? koreksi klo salah :D). Saya langsung menyiapkan segala peralatan pendukung  eksperimen ini.

1. Meja yang di taruh dekat jendela

2. Background untuk sang model

3. White board yang tadinya difungsikan untuk reflector, lalu berubah fungsi menjadi senderan background :p

4. Property lainnya untuk mempercantik penampilan sang model. dan

5. Reflector unyu2 beserta benda lain untuk menyanggahnya.

Kurang lebih seperti ini suasana di kosan saat itu :

ya..cahaya matahari muncul dari arah kiri lalu reflector saya letakkan di belakangnya agar cahaya lebih merata mengenai objek. Dan jadinya seperti ini :

agak Over exposure ga saudaraa ? hehehe

yang ini, saya sedang bereksplorasi dengan prinsip rule of third

Pake editan ganas..vintage :p

Untuk gambar yang ini, saya tidak menggunakan reflector..nyata bedanya bukan ? agak gelap, lalu sisi sebelah kanan menjadi lebih gelap dibandingkan sisi sebelahnya.

 

Model 2 : Permen Station Rasa (Cahaya pada pukul 09.00 dan perfect)

Berikut adalah suasana pengambilan gambar :

Cahayanya lebih merata bukan?

Bandingkan dengan yang tidak menggunakan reflector :

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s