[Curhat] Property2

Bismillah….

Sedikit curhat tentang proses saya belajar food photography dan food styling. Pasca silaturahmi ke beberapa blog’a foodie blogger, foto-foto dan property yang mereka pakai terkadang bikin saya ngiler sambil garuk-garuk tanah. Property lengkap boo, walaupun mereka bilang studio foto mereka adalah studio foto odong2. Yah, walaupun proses memotret makanan mereka lakukan tanpa lighting yang canggih alias hanya mengandalkan cahaya matahari dari jendela yang lebar, tapi tetap saja itu sangat membantu proyek mereka. Bandingkan dengan studio abal-abal milik saya di atas. Kamar kosan yang sempit, jendela yang tinggi dengan pencahayaan yang tidak terlalu banyak. Sedihnya lagi, tidak ada satupun meja yang tingginya sejajar dengan jendela saya. Semakin membuat saya ingin menangis meraung-raung sambil menatap tembok.

Meja lipat adalah satu-satunya alas yang dapat membantu saya mengerjakan seluruh proses fotografi ini. Walaupun karenanya, membuat saya harus tengkurep untuk mengambil gambar dengan teknik low angle. Belum lagi ukuran kamar yang tidak terlalu luas, jadilah kondisi yang tidak terlalu pabalatak itu menjadi terlihat lebih pabalatak 2 kali lipatnya.belum lagi jika saya tidak menarik backgoround sampai ke atas, bisa dipastikan pemandangan dibelakang foto makanan saya tidak jauh dari : meja belajar, keranjang cucian, kasur, rak buku atau rak piring *ah tragis.

Tentang property

Property dalam dunia food photography berperan sangat penting, selain kamera yang anda miliki (iyalah, klo ga pake kamera mau pake apa motretnya?). Sebutlah piring, sendok, mangkok, gelas, taplak2an atau benda apapun yang dapat digunakan sebagai background dan alas, sendok, garpu, sumpit. Atau property lainnya yang mendukung pencahayaan seperti styrofoam, alumunim foil, dll (klo yang ini memang belum sempat buat :P). Dan mari kita list apa saja property yang saya punya :

1. Piring ketoprak 1 dan piring melamin 2

2. Mangkok keramik hijau, mangkok melamin, mangkok hitam

3. Sumpit, garpu, sendok, pisau

4. Chopping board

5. Alas ? hahah…gunakan saja kerudung putih atau hitam bekas. Dan lebih ekstrim lagi terlihat seperti gambar di atas. Saya menggunakan selimut dan terkadang sarung  untuk memperoleh corak pada background foto saya :p (don’t try this at home sadulur :p)

Pesan moralnya…walau terkadang saya iri dengan senior2 saya itu. Tapi, kekurangan bukanlah sebuah hambatan untuk kita berkarya..bukan begitu ? maksimalkan saja benda yang ada. Agar fotomu lebih berwarna ?  bermainlah dalam konsep dan komposisi…. Nikmati kawan😀 . Nu bade nyumbang mararangga😀

Ini dia jendela serba nanggung itu, nanggung cahayanya, nanggung tingginya :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s